Ukbm Ppkn Kelas XII Semester 2

Nama : Fasha Rahma saqi

Kelas  : XII IPS 2

Mapel : PPkn


A. Pendahuluan


1. selalu memperjuangkan Indonesia sebagai negara sendiri


2. selalu patuh terhadap norma norma negara


3. Indonesia bukanlah negara yg bisa diubah ubah lagi, dan bukan merupakan negara serikat


4. selalu menghargai dan bangga karena menjadi WNI


5. cinta dan setia kepada Indonesia 


B. Kegiatan Belajar-1 (tugas kelompok 4.1)


1. makna "negara kesatuan" menurut para ahli :


Ernts Utrecht : negara kesatuan adalah negara yang tidak terdiri atas beberapa daerah atau negara bagian yang berdaulat


Charles Frederick Strong : negara kesatuan adalah bentuk negara dimana wewenang legislatif tertinggi dipusatkan dalam suatu badan legislatif nasional


Abu Daud Busroh dan Soehino : negara kesatuan adalah bentuk negara yang sifatnya tunggal. Artinya, negara kesatuan hanya terdiri dari satu negara saja dan tidak tersusun dari beberapa negara bagian


2. analisis persamaan dan perbedaan ketiha pendapat di atas : 


persamaan : sama sama berpendapat bahwa negara kesatuan adalah negara yg tidak mempunya negara negara bagian atau tidak tersusun atas negara negara bagian (cth. USA)


perbedaan : 2 orang ahli tidak menyebutkan pemerintahan tertinggi negara kesatuan, sedangnya yg 1 ahli menyebutkannya


3. menurut pendapat saya, negara kesatuan adalah negara yg tidak terbagi atas negara negara bagian dan hanya mempunyai satu pemimpin negara


4. contoh negara negara kesatuan beserta pemjmpin negaranya : 


- Jepang (Kaisar Akihito)


- Timor leste (Francisco Guterres)


- Italia (Sergio Matarella)


- Belanda (Willem-Alexander)


- Filipina (Rodrigo Duterte) 


5. kelebihan konsep "negara kesatuan" :


- peraturan yg sama disetiap daerahnya/wilayahnya


- pengambilan keputusan yg cepat


- tanggungjawab ada di pemerintahan pusat


- struktur negara kesatuan lebih sederhana daripada negara dengan konsep lainnya


- segala urusan dikendalikan oleh pemerintah pusat secara merata


C. Kegiatan Belajar-2 (tugas kelompok 5.2)


keunggulan NKRI dalam berbagai bidang : 


1. ideologi (adanya PANCASILA sebagai sumber ideologi yg kuat bagi bangsa Indonesia)


2. politik (sistem negara kesatuan yang adil dan merata di semua bagian negara, menciptakan hukum dan kebijakan yang bisa ditegakkan lebih adil untuk semua warga negara)


3. ekonomi (pemerintah lebih mudah mengontrol kebijakan anggaran)


4. sosial budaya (lebih mudah mengawasi persatuan dan kesatuan Indonesia. Keberagaman negara akan lebih mudah menyatu dengan bentuk negara kesatuan)


5. pertahanan dan keamanan (pengambilkan keputusan hukum yang lebih cepat karena semua daerah memiliki landasan hukum dan kebijakan yang seragam).


D. Kegiatan Belajar 3 (tugas mandiri 4.1)


1. faktor terjadinya G30S/PKI : dominasi ideologi Nasionalisme, Agama, dan Komunisme (NASAKOM) yang berlangsung sejak era Demokrasi Terpimpin


2. orang gg bertanggungjawab atas peristiwa G30S/PKI : Dipa Nusantara Aidit adalah sosok yang diduga dalang di balik peristiwa G30S PKI. Ia merupakan Ketua Umum Comite Central (CC) Partai Komunis Indonesia (PKI)


3. dugaan pelanggaran HAM : sebagai akibat dari pembunuhan, pemusnahan, perbudakan, pengusiran atau pemindahan penduduk secara paksa dan perampasan kemerdekaan atau kebebasan fisik


4. pengaruh G30S/PKI terhadap persatuan dan kesatuan bangsa : kondisi politik yang tidak stabil serta berlangsungnya berbagai demonstrasi untuk menuntut pembubaran PKI


5. upaya pemerintah mengatasi permasalaham tersebut : membubarkan PKI


6. upaya pemerintah untuk menangani G30S/PKI : menetralkan pasukan yang berada di sekitar Medan Merdeka yang dimanfaatkan atau dipergunakan oleh kaum Gerakan 30 September, ABRI mengambil alih lagi beberapa titik di jakarta yang sebelumnya dikuasai kaum G30SPKI, membebaskan pangkalan di dekat lapangan udara Halim Perdanakusuma dari tangan G3OS/PKI


E. Kegiatan Belajar-4 (tugas mandiri 5.2)


usaha pemerintah dalam meminimalisir gerakan radikalisme dan terorisme : meminimalisir penyebab utama terorisme, merevisi UU No.15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Counter Attack , menjalankan ketentuan hukum serta melakukan kerjasama Internasional dalam menangani kasus terorisme di Indonesia. Selain itu, yg dilakukan juga menginternalisasikan nilai-nilai kebangsaan, khususnya nilai toleransi di perguruan tinggi


F. Kegiatan Belajar 5 : Latihan Uji Kompetensi


1.  karena Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa yang berbeda, agama, dan kepercayaan, bahasa daerah (multikuktural). selain itu juga karena bentuk republik adalah yang paling ideal dalam suatu pemerintahan. Lebih demokratis. Karena seluruh rakyat mempunyai kesempatan yang sama untuk jadi pemimpin dan pemerintah


2. karena  dapat menjaga keamanan dan keutuhan negara. Selain itu bangsa Indonesia akan memiliki keteguhan untuk hidup bersama dan terhindar dari konflik serta perpecahan antar golongan masyarakat


3. yaitu dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta menjaga semangat persatuan dan kesatuan bangsa, seperti kita mewujudkan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari dapat dilakukan dengan : 1. Meningkatkan sikap toleransi antar sesama. 2. Meningkatkan rasa solidaritas antar sesama. 3. mengikuti kegiatan gotong royong. 4. Menghindari sikap saling merendahkan antar sesama


4. dinamika persatuan dan kesatuan Indonesia dari masa ke masa :


a) Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Revolusi Kemerdekaan : Masa atau periode ini berlangsung dari tanggal 18 Agustus hingga sampai dengan tanggal 27 Desember 1949. Pada periode ini bentuk NRI adalah kesatuan dengan bentuk pemerintahannya yaitu republik. Dimana presiden berkedudukan sebagai kepala pemerintahan dan sekaligus sebagai kepala negara. Sistem pemerintahan yang digunakan yaitu sistem pemerintahan presidensial. Pada periode ini juga digunakan sebagai pegangan yaitu Undang Undang Dasar 1945. Pada masa ini juga terjadi beberapa gerakan yaitu Pemberontakan Gerakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) di Daerah Jawa Barat dan Pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) Madiun Tahun 1948


b) Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Republik Indonesia Serikat : Masa ini berlangsung dari periode tanggal 27 Desember 1949 hingga sampai dengan pada tanggal 17 Agustus 1950. Dimana pada masa ini yang dijadikan untuk sebagai pegangan yaitu Konstitusi Republik Indonesia Serikat tahun 1949. Pada masa ini, terjadi beberapa gerakan yaitu Gerakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) dan Pemberontakan Andi Aziz di Makassar, serta Gerakan Republik Maluku Selatan


c) Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Demokrasi Liberal : Masa atau periode ini berlangsung dari tanggal 17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959. Dimana Indonesia menggunakan Undang Undang Dasar Sementara Republik Indonesia Tahun 1950 (UUDS 1950) yang berlaku mulai dari tanggal 17 Agustus 1950. Pada masa ini terjadi beberapa gerakan yaitu Pemberontakan PRRI/Permesta (Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia/Perjuangan Rakyat Semesta) dan Gerakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII)


d) Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Orde Lama : Dimana pada masa atau periode ini berlansung dari tanggal 5 Juli sampai dengan tanggal 11 Maret 1966. Negara Indonesia kembali menggunakan atau memakai UUD 1945 sebagai konstitusi negara yang mana berkedudukan sebagai asas penyelenggaraan negara


e) Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Orde Baru : Pada masa periode ini dimulai dari tanggal 11 Maret 1966 sampai dengan 21 Mei 1998. Setelah kepemimpinan Presiden Soekarno jatuh pada 1966. Maka berakhirlah pula masa Orde Lama dan langsung digantikan dengan Orde baru yang mana dipimpin oleh Soeharto. Ia hadir dengan komitmen membangun kembali pemerintahan dengan berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 secara murni dan konsekuen


f) Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Reformasi : Pada masa atau periode ini terjadi pada tanggal 21 Mei 1998 sampai dengan sekarang. Masa inilah yang kita kenal sebagai Era Reformasi. Pada masa ini, bangsa Indonesia bertekad untuk menciptakan sistem pemerintahan yang demokratis


5) cara saya sebagai pemuda untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa adalah dengan mencintai produk lokal, mengurangi pembelian ataupun mengurangi rasa suka terhadap produk luar negeri, berusaha untuk tetap menjaga kelestarian budaya Indonesia agar tidak hilang karena tertimpa oleh budaya luar negeri. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas mandiri 4.2

Tugas ukbm 1 ppkn

Hak Warga Negara